PENGARUH SOLUTION HEAT TREATMENT TERHADAP NILAI KEKERASAN PADA ALUMINIUM PADUAN Al-Mg-Zn-Cu
Keywords:
aluminium alloy, Solution Heat Treatment, KekerasanAbstract
Paduan aluminium yang saat ini mulai digunakan adalah aluminum alloy. Secara keseluruhan aluminum alloy memiliki sifat yang menarik seperti kekuatan tinggi, ketangguhan, daktilitas dan ketahanan lelah yang baik. Proses perlakuan panas digunakan untuk mengontrol sifat mekanik, terutama kekerasan, keuletan, kekuatan, ketangguhan, dan internal stresses. Proses Treatment yang dilakukan dengan tiga langkah yaitu heating, quenching, dan artificial aging. Pada proses hardening pada suhu 490 C dengan waktu penahanan 6 jam, kemudian dilakukan pendinginan cepat (quenching) dengan menggunakan media air dan oli, setelah itu dilakukan proses artificial aging dengan suhu 120 C selama 24 jam. Pengujian kekerasan menggunakan universal testing machine metode Vickers. Material yang belum dilakukan proses perlakuan panas memiliki kekerasan sebesar 92,74 HV, setelah dilakukan proses perlakuan panas dengan media pendinginan oli material mengalami peningkatan nilai kekerasan 29,07% yaitu sebesar 119,70 HV, sedangkan menggunakan media pendinginan air material mengalami peningkatan nilai kekerasan sebesar 44,04 % yaitu sebesar 133,59 HV. Setelah dilakukan proses artificial aging material kembali mengalami peningkatan, material dengan menggunakan media pendinginan oli setelah dilakukan proses artificial aging mengalami peningkatan kekerasan sebesar 37,98 % yaitu sebesar 127,96 HV sedangkan pada material dengan menggunakan pendinginan air setelah dilakukan proses artificial aging mengalami peningkatan kekerasan sebesar 48,48% yaitu sebesar 137,70 HV.